Dispar Kukar Terus Dorong Penyelesaian Pembangunan Waterboom Pulau Kumala

img

(Plt. Kepala Dinas Pariwisata Kukar, Arianto/pic:tanty)

POSKOTAKALTIMNEWS,KUKAR: Pemerintah Kabupaten ( Kutai Kartanegara ( Pemkab Kukar) melalui Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar terus mendorong percepatan penyelesaian pembangunan Waterboom Pulau Kumala.

Proyek yang menjadi salah satu ikon destinasi wisata baru di Kukar ini kini telah mencapai progres sekitar 80% dan ditargetkan rampung pada akhir tahun 2025.

Saat dikonfirmasi awak media Plt. Kepala Dinas Pariwisata Kukar, Arianto, mengungkapkan bahwa meskipun proyek sempat mengalami kendala teknis dari pihak penyedia jasa, pihaknya terus berupaya agar seluruh pekerjaan dapat dituntaskan tahun ini.

Ia juga menegaskan bahwa seluruh pembiayaan penyelesaian proyek sudah dialokasikan melalui anggaran tahun 2025.

“Progres pembangunan Waterboom Pulau Kumala saat ini sudah 80%. Target awal kita memang pada tahun 2024, kolam arus dan struktur utama Waterboom bisa selesai,” ungkap Arianto saat diwawancarai pada Sabtu (14/06/2025).

“Tapi karena adanya beberapa kendala teknis di lapangan dan ketidaksiapan pihak rekanan, proyek mengalami sedikit keterlambatan,” tambahnya.

Menurutnya, salah satu hambatan yang terjadi adalah sisa pekerjaan dari penyedia sebelumnya yang belum selesai, sehingga pihak Dispar Kukar pun menahan pembayaran hingga pekerjaan benar-benar dituntaskan.

“Kami tidak membayarkan pekerjaan yang belum selesai, itu prinsip yang kami jaga agar tidak terjadi kesalahan administrasi,” tegasnya.

Arianto menambahkan, proses pengadaan memang dilakukan melalui lelang terbuka secara nasional. Hal ini sesuai dengan prosedur, namun juga memiliki tantangan tersendiri apabila rekanan yang terpilih kurang profesional.

“Memang proses lelang secara nasional terbuka untuk siapa saja, dan kita tidak bisa memilih seenaknya. Tapi kalau rekanannya tidak profesional, itu bisa menjadi hambatan kita. Ini yang harus kita antisipasi dengan pengawasan lebih ketat,” terang Arianto.

Lebih lanjut, ia mengaku Dispar Kukar menargetkan proyek ini dapat selesai pada bulan Oktober atau November 2025. Dengan dukungan anggaran yang telah tersedia, Arianto berharap tidak ada lagi gangguan berarti ke depan.

“Semua sudah kita anggarkan tahun ini, jadi tinggal pelaksanaan teknis di lapangan yang terus kita kawal dan dorong agar sesuai jadwal,” katanya.

Waterboom Pulau Kumala digadang-gadang menjadi magnet wisata baru di Kukar, sekaligus menjadi bagian dari upaya revitalisasi kawasan wisata Pulau Kumala.

Pemerintah daerah berharap dengan rampungnya pembangunan ini, akan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan serta mendongkrak perekonomian lokal.

“Kami di tentu sangat serius untuk menjadikan Pulau Kumala sebagai kawasan wisata unggulan. Dengan tambahan fasilitas seperti Waterboom ini, kami optimis daya tarik wisata Kukar akan semakin kuat,” tutup Arianto. (Adv/Tan)